Skip to main content

To : My Beloved Mom & Dad

To the beloved,
Mom & Dad

Mom, Dad, I know very difficult for me to accept the fact that you are no longer together since 18 years ago. I know and I always try to accept reality. But honestly, very difficult for me to cover tears streamed down my cheek.
I often bemoan this fact alone. Problem after problem kept coming and I tried to deal with it alone because I know it is not possible to vent my feelings to you.
Is not possible for me to hug you at the same time because you're separated.
But the separation is not the end of everything, right?

I do not care if you split up or not.
I know only, you still and will remain my parents until I breathe my last breath.
Mom, I love you because you are everything to me.
Dad, I love you, though often times I felt lost a father figure in you.
I love you both, and I hope you understand that you're daughter needs both of you though you are divorced.

Love,
Your little daughter

Comments

Popular posts from this blog

7 bulan yang lalu...

Ini kalo diibaratin rumah tua, mungkin blog gue udah debuan, terus ada banyak sarang laba-labanya kali ya. 7 bulan nggak nulis blog kok ya rasanya lama-lama ada yang kurang. Tapi mau nulis juga bingung nulis apa. Rasa-rasanya makin berumur makin males curhat tentang apa-apa apalagi cinta-cintaan *padahal emang nggak ada yang bisa diceritain,yaiyalah,jomblo sih* :( Pagi ini di kantor, (sekarang udah anak kantoran, walau masih kuliah,ppfftt) gue iseng baca post-an lama di blog gue. Isinya cinta-cintaan semua ._. berarti, mengingat udah lama nggak ada yang gue tulis di blog, ya selama itu pula gue belum jatuh cinta atau sakit hati lagi ya :))) Lucu ya rasanya kalo inget diri kita yang dulu-dulu, yang lagi cinta-cintanya sama seseorang, pun ketika lagi jatuh-jatuhnya karena seseorang. Ya gimana, namanya juga hidup, pasti ada masa-masa susah-senengnya. Dan masa-masa yang kayak gitu cuma bisa jadi kenangan, salah satu alasan untuk tidak menghapus apa yang udah pernah gue tulis sebel...

Welcome back, Inspiration♥

Dimulai dari ketidak sengajaan gue disore hari menyetel televisi kamar dan voila! muncul lah salah satu stasiun tv yang lagi memutar film Milli & Nathan. Ini film sempet gue idam-idamkan untuk ditonton di bioskop tapi sayang terlewatkan begitu saja. Mungkin Tuhan udah menakdirkan film ini buat gue kali ya makanya sekarang gue masih bisa nonton film itu di TV. Ya, sebab sesudah nonton film ini tiba-tiba inspirasi gue yang kayaknya udah lamaaaaaa banget menghilang muncul aja tiba-tiba. Mungkin lebih tepatnya mucul ketika di film itu Milli selalu bisa mengekspresikan satu kata dari Nathan menjadi sebait puisi bagus. Nggak cuma itu aja, si Milli juga hebat karna dia bisa ngejaga komitmen dia buat ga kuliah dan malah melanjutkan kebidang menulis dan dia berhasil! Dia bisa jadi penulis terekenal dan dua kali nerbitin buku. Well, sebenernya itu adalah cita-cita gue dari jaman SMP. Gue udah mencoba bikin puisi dan menulis dari SMP tapi sayangnya tulisan gue hanya bisa menjadi folder pribad...

The Art of Letting Go

"What is coming is better than what is gone." 6 tahun yang lalu saya pernah ketemu sama seseorang, anaknya nggak tinggi, putih, charming. Waktu itu saya masih punya pacar, begitu pun dia. Bisa ketemu dia pun juga karna dia lagi main sama pacar saya waktu itu. Terus entah sejak kapan dia jadi pembalap saya juga nggak tau, dia bisa-bisanya nikung temen dia yang notabene adalah pacar saya saat itu. Ya sayanya juga mau sih sama dia, hahaha. Saat itu hubungan saya sama pacar saya emang nggak bagus, dia sendiri sebenernya udah hampir putus sebelum ketemu sama saya. Dalih-dalih curhat ya kita jadi deket. Lupa awalnya gimana yang jelas hubungan kita makin deket. Saking deketnya saya sampe bertanya-tanya kita ini apa? Lalu beberapa hari atau malah minggu dia nembak saya. Terus saya tolak. Ppfftt. Setelah itu saya nggak pernah berhubungan lagi sama dia. Pokoknya saya akhirnya jadian sama orang lain. Selama bertahun-tahun berlalu saya awet sama pacar saya. Sampe akhirnya di per...