Skip to main content

I call this, LIFE :)

aku mendongak, melihat ke atas
menatap sesuatu yang orang sebut langit.

berharap bintang jatuh dari orbitnya dan membawa semua harapan menjadi satu keajaiban. berkhayal jika bintang bisa membawaku menembus dimensi waktu dan kembali ke masa lalu.

aku tahu itu mustahil. namun aku yakin, pasti di luar sana tak hanya aku yang mengharapkan untuk bisa kembali ke masa lalu. berharap bisa memperbaiki semua yang telah terlewati dan kembali ke masa kini dengan kehidupan yang mungkin akan jauh lebih baik.

but, that's life, buddy.

sesuatu yang membuat kita belajar untuk menjadi lebih baik. sesuatu yang 'keras', yang sulitnya melebihi teka-teki silang, dan likunya mengalahkan labirin kaca di Taman Dunia Fantasi :) sesuatu yang membuat kita mengerti. mengarti rasanya menyayangi, mengerti rasanya tersakiti, mengerti rasanya jatuh ke lubang yang curam, mengerti rasanya kehilangan, mengerti apa arti 'hitam dan putih', dan mengerti semua apa yang seharusnya kita mengerti.

jangan pernah mengeluh karena pernah gagal sekali. tapi mengertilah bahwa kegagalan adalah pelajaran berharga yang membuat kita berusaha. karena seorang pemenang bukan berarti tidak pernah memiliki kegagalan.

dan jangan pernah berlari dari masalah. karena berlari dari sebuah masalah
layaknya kau berlari untuk menghindari bayanganmu sendiri
. tapi, hadapi itu dan jadikanlah masalah adalah bagian dari dirimu untuk bisa lebih menghargai hidupmu sendiri.

hadapi, karena kita tahu, bahwa kita BISA .




only as a motivation for you to ever feel like I failed :) believe that 'the storm will pass'
Rizkya Harum Handayani

Comments

Popular posts from this blog

7 bulan yang lalu...

Ini kalo diibaratin rumah tua, mungkin blog gue udah debuan, terus ada banyak sarang laba-labanya kali ya. 7 bulan nggak nulis blog kok ya rasanya lama-lama ada yang kurang. Tapi mau nulis juga bingung nulis apa. Rasa-rasanya makin berumur makin males curhat tentang apa-apa apalagi cinta-cintaan *padahal emang nggak ada yang bisa diceritain,yaiyalah,jomblo sih* :( Pagi ini di kantor, (sekarang udah anak kantoran, walau masih kuliah,ppfftt) gue iseng baca post-an lama di blog gue. Isinya cinta-cintaan semua ._. berarti, mengingat udah lama nggak ada yang gue tulis di blog, ya selama itu pula gue belum jatuh cinta atau sakit hati lagi ya :))) Lucu ya rasanya kalo inget diri kita yang dulu-dulu, yang lagi cinta-cintanya sama seseorang, pun ketika lagi jatuh-jatuhnya karena seseorang. Ya gimana, namanya juga hidup, pasti ada masa-masa susah-senengnya. Dan masa-masa yang kayak gitu cuma bisa jadi kenangan, salah satu alasan untuk tidak menghapus apa yang udah pernah gue tulis sebel...

Welcome back, Inspiration♥

Dimulai dari ketidak sengajaan gue disore hari menyetel televisi kamar dan voila! muncul lah salah satu stasiun tv yang lagi memutar film Milli & Nathan. Ini film sempet gue idam-idamkan untuk ditonton di bioskop tapi sayang terlewatkan begitu saja. Mungkin Tuhan udah menakdirkan film ini buat gue kali ya makanya sekarang gue masih bisa nonton film itu di TV. Ya, sebab sesudah nonton film ini tiba-tiba inspirasi gue yang kayaknya udah lamaaaaaa banget menghilang muncul aja tiba-tiba. Mungkin lebih tepatnya mucul ketika di film itu Milli selalu bisa mengekspresikan satu kata dari Nathan menjadi sebait puisi bagus. Nggak cuma itu aja, si Milli juga hebat karna dia bisa ngejaga komitmen dia buat ga kuliah dan malah melanjutkan kebidang menulis dan dia berhasil! Dia bisa jadi penulis terekenal dan dua kali nerbitin buku. Well, sebenernya itu adalah cita-cita gue dari jaman SMP. Gue udah mencoba bikin puisi dan menulis dari SMP tapi sayangnya tulisan gue hanya bisa menjadi folder pribad...

The Art of Letting Go

"What is coming is better than what is gone." 6 tahun yang lalu saya pernah ketemu sama seseorang, anaknya nggak tinggi, putih, charming. Waktu itu saya masih punya pacar, begitu pun dia. Bisa ketemu dia pun juga karna dia lagi main sama pacar saya waktu itu. Terus entah sejak kapan dia jadi pembalap saya juga nggak tau, dia bisa-bisanya nikung temen dia yang notabene adalah pacar saya saat itu. Ya sayanya juga mau sih sama dia, hahaha. Saat itu hubungan saya sama pacar saya emang nggak bagus, dia sendiri sebenernya udah hampir putus sebelum ketemu sama saya. Dalih-dalih curhat ya kita jadi deket. Lupa awalnya gimana yang jelas hubungan kita makin deket. Saking deketnya saya sampe bertanya-tanya kita ini apa? Lalu beberapa hari atau malah minggu dia nembak saya. Terus saya tolak. Ppfftt. Setelah itu saya nggak pernah berhubungan lagi sama dia. Pokoknya saya akhirnya jadian sama orang lain. Selama bertahun-tahun berlalu saya awet sama pacar saya. Sampe akhirnya di per...